Dukun Vs Kiai

  • Benny
  • | Dukun Vs Kiai
joint : 07 Dec 2022



Artikel Tags :

  • Poppularity : 0.0928% of 328Pages

    Total View : 895
    IP Unique : 529
    Page Age : 534 Days
    Votes 0.00 (0 Participant)
  • 0 0 respond: 0
    sbRespond: 0
    0 0
    peserta

Kiai merupakan Tokoh Agama yang umumnya hinggap di Pedesaan. Memiliki berapa Umat atau Masa Pengikutnya.

Sedangkan Dukun. Spiritualisme menentang/ bertentangan Tuhan.

 

Berikut Cerita Seorang Kiai Pedesaan 1999 :

Beberapa minggu Sekarat, tak kunjung Wafat. Mata terbelalak, layaknya ketakutan. Tanpa mengkonsumsi, Air atau Asupan Makanan.
Dibacakan Yasin tanpa henti, Keluarga telah Mengiklaskan. Kondisi sangat memprihatinkan Layaknya Ketakutan.

Seorang Kiai dipanggil, Datang.
Entah yang Dibacanya, yang jelas Terdiam, Memperhatikan teramat lama.
Mengambil Batang Daun Padi, menempelkan, mengusap pada Tangan.
Hitungan Detik Kiai berujar :
Ucapkan ! (Sahadat).
Ulangi lagi Perlahan Agar Menyerapi Arti Maknanya. Menirukan.
Wafat dengan Ucapan Sahadat.

Kiai berujar : Orang ini Telah Wafat 4 tahun lalu.
Kehidupannya Normal Biasa layaknya Masyarakat pada umumnya. Sesekali keMasjid, agak Kaya. Mungkin memelihara Jimat, Pusaka, keris, batu akik, atau Pesugihan Pengasihan.

 

 

Bagaimana Manusia dapat Hidup sedangkan Rizkynya Telah Habis ?

Ingat Rizky. Tuhan Menghembuskan Nyawa Usia 2 bulan dalam Janin. 6 bulan ditetapkan Rizky (yang dapat Dirubah).

Uang Rizky, Makanan Rizky, Udara Kita hirup juga Rizky. Memiliki Anak keturunan Rizky, Menikah Beristri Rizky. Bahkan Orang Mendoakan atau Memujanya termasuk Rizky. Jabatan Kekuasaan Rizky.
Dengan berbagai Rizky akan Dipertanggungjawabkan, sehingga Beban (siPenerima).

 

Menjelang Shubuh 90an Ke Padepokan. Bertemu searah Kiai. Menuju Masjid Umum, melihat sekitar dalam Perjalanan.

Sambil menunggu Jamaah, dengan Sedih Menyayat Hati Bernyanyi Memanggil :
Eman-eman temen wong urip ora sembahyang.
Nabi sulaiman Sugih yo Sembahyang,
Nabi Yusuf Ganteng yo Sembahyang.

Perjalanan Kemasjid Kiai Menyapa sangat sopan, menghormat, menunduk.

 

Mengilhami kalimat Berikut :
Ya Allah. Hidup dan Matikan Hamba dalam Tetap Keimanan, Keaddan Miskin dan Kalangan Miskin.

Keadaan Miskin :
Lunas, berbagai Kekayaan atau Risky didapat. Termasuk Jabatan, Mendidik Anak.

Kalangan Miskin :
Semua Khalifah Kaya, Nabi Kaya. Namun Hartanya dipergunakan Beribadah.
Sehingga Kaya merupakan Kewajiban. Terus bekerja, dan Keuangannya sebagai Memperjuangkan Kaum Lemah.
Era Cyber Digital agak lain. Kalangan perlu Tertentu, sebagai Status Sosial beraktifitas/ bekerja.

 

Tubuh Manusia terdapat Rizky. Mencangkup Kehormatan, Pujian, Welas, Ketakutan. Tersebut dapat Dipindahkan dengan bantuan Methode Ghaib Supranatural.

Behkan Lafal Mantra : Nabiku xyz (Tokoh Islam). atau Saking Kersaning Allah!

Seorang Muslim Kiai tidak bertarung atau Diversuskan, tersebut Menghindar. Terkecuali hanya Memperbaiki.
Dukun suatu wilayah dianggap meresahkan Warga, Kiai atas Laporan Masyarakat Agar Menyingkirkan!
(seharusnya) sikap Kiai : Kewajiban Kami hanya Menyampaikan dan Memperbaiki menurut Keyakinan Kami. Terserah Kalian Bersifaham.
Ditantang ? Kiai berujar : Ku Kalah. Dukun menjawab : kemaren Kamu bicara Kalah, Hentikan Dakwah atau Memiliki Pengikut! Kiai melaporkan Berwajib atau Bunuh Aku sekiranya bisa menghentikan tugasku.

 

Materi Terselesaikan. Kita lanjut dengan Benarkah Manusia Mati dapat Gentayangan Menjelma Hantu .
Magic Gaib dapat membuat Bercerai, JatuhCinta, Musibah halaman Supranatural+Ghost+Devil+Angel+Vs+Sains
Bersyukur! Kenapa Orang Tuaku Miskin, ku pusing Meminang 16juta? Ajaibnya Rizky

Relefant Room

We Use Cookie For Targeting Visitor. {kontrak|room|fs}.benny9.my.id/*



Accept :Use Your IP + Cookie Targeting Consuments.
No :Your IP Auto expire In 14days, For Statistics. No Cookie, Only Cookie Search Engine.


No