-
Poppularity : 0.4303% of 332Pages
Total View : 6406Votes 5.00 (1 Participant)
IP Unique : 2449
Page Age : 632 DaysQuest-214 Germany vote : 5
Hantu.
Sebagian besar Almarhum atau Telah Wafat.
Setan.
Sejenis Hantu dengan kemampuan lebih. Berusaha menguasai Manusia.
India banyak Hantu. Memang telah tradisi masyarakat. Memujanya, Sakti (memang Sakti).
Rumah Kosong, Gedung lama tak berpenghuni. Sepi, lembab, kotor, tanpa penerang. Disukai Hantu, dan mereka tidak menyukai Mahluk Asing ditempatnya. Sehingga membersihkannya dengan Membangun tempat keramaian, bersih dan terang.
Joko Totek feat Ngaji
Jaman dahulu Pedesaan minim hiburan. Menjelang gelap duduk ngelamun dengan jari mengetukkan irama. Saat orang tersebut Beranjak, Bunyi Sendiri? Merupakan Ruhnya Orang tersebut, meski masih hidup. Duduk ditempat tersebut, Anda akan mendapatkan Pikirannya.
Ngaji, sama dengan Joko Totek. Perumahan Muara Ketayu Muara Aman Lebong saat masih sepi. Mendengar Orang Ngaji, padahal orangnya dicurup. Sekiranya menghadapi sedemikian, mengusirnya saja, meski tak dapat melihat.
Saran saat membaca Ayat AlQuran, sekiranya sukar mengingat mengartikan, Ingat Khaliq, Zikir Hafi.
Zikir Hafi. Kalifah Umar ketakutan Melihat Matahari, Ombak, Besarnya Penciptaan Allah. Abu bakar dan Gozali menghabiskan sebagian besar waktunya Berdiam Diri, merenung, Penciptaan. Dan yang telah dilakukan dalam hidup.
Tidak dibenarkan Sakti. Abu Bakar dan Umar Tengkoraknya remuk dipukul kayu.
Rasul Muhamad disantet, berhari-hari tak dapat bergerak, muntah. Sahabatnya yang memiliki keahlian menemukan dalam bawah sumur, jerami, tertanam Ruh Rasul.
Lantas AL Ahad ? Rasul membiarkan hendak diserang, menyayangi orang tersebut yang mengejarnya. Setelah tertelan Bumi baru bertanya siapalah Tuhanmu? sehingga bukan berarti memiliki kemampuan lebih, kesaktian.
Tanpa perlu diPuja meski Wafat.
Tzait bin Tzabit tertebas Pedang dirumahnya sendiri. Pengawalnya menyimpang, terhinakan.
Telah Wafat memang perlu Didoakan, namun bukan berarti Disembah, Dipuja, Meminta, hingga Tidur dimakamnya. Tersebut berbahaya. Orang yang masih hidup juga bisa dibegitukan.
Sekiranya biasa dan layak mengerti. Para Mahasiswa, terutama UI UGM mahir memainkan Nyolong Kethek.
