-
Poppularity : 0.0887% of 321Pages
Total View : 1046Votes 0.00 (0 Participant)
IP Unique : 459
Page Age : 304 Days
Postingan terdahulu Dapatkah Manusia Menjelma Kuntilanak/ Hantu ?
Tubuhnya aja Hancur, masih memikirkan Kehidupan ? dendam, marah.
Tersebut dapat melihat Teramat Jauhnya Kehidupan Manusia, Terdahulu, masa yang akan datang.
Seingin Menulis Kalangan Pribadi. Membina Diri Spiritualisme dan Perpolitikan.
Berikut Rangkumannya saja, campuran. Tanpa Ritme, Alur serta Berdasar apa yang dilihat sekarang.
16 Teladan Khalifah Rasul.
Khalifah Umar saja, Urutan ke2 Tingkatan Keimanan menurut Rasul.
Agar dapat menikmati Iman, Bersusah-susah Hidup. Sumpah Palapa Gajah Mada nggak ada apa-apanya.
Menjelang Maghrib, Berbuka Puasa. Namun Umar belum sampai dirumah. Panas terik, maka hinggap sejenak Meminta Makanan.
Disuguhi bermacam Makanan, Anggur, Kurma, berbagai minuman. Sangat laparnya.
Umar hanya Minum beberapa Teguk Air, Istirahat sebentar mengusir Sangat Bernafsunya Lapar. Dan melanjutkan Perjalanan.
Saat Kantuk. Matanya diolesi Garam. Tetap Bekerja.
Puasa atau Tidak Puasa tidak dibenarkan Makan secara Lahap, terlebih Kenyang. Mulutnya bau Naga disukai Allah.
Tersebut Urutan Ke2 (Umar), dapat dibayangkan Abu Bakar 60kali lebih tinggi.
Menjelang Wafat Rasul sakit berhari-hari. Tangguhkan Dulu, Ku Beristighfar Umat-umatku. Sakitnya 40kali melebihi sakitnya Manusia Biasa ditahan hingga berhari-hari.
Dapat dipahami. Coba saja yang ingin Melatih Keimanan.
Nggak bisa Runtuh. Dengan catatan Niatan Keinginan Tertentu.
Search.
Pramono Gubernur DKI undangan PBB.
Pembangunan Jangka Panjang, Urbanisasi. Tapi bukan Ekonomi Terpimpin.
Yang menarik beberapa Hasil.
Rano Karno. Bukan Kaleng-kaleng.
Bukannya Sri Mulyani saat Perlindungan Demokrat terhadap PDI masa SBY. Atau bahkan Jokowi manusia Pertama keBulan (tapi pamer keBenny dengan pakaian Astronot. Bohong).
Selain Kaleng-kaleng. Pramono tidak ingin Mengekpose Diri.
Jelasnya = Hasil.
Biar Hidup terhina, menghindari Pujian. Pribadi Benny Tetap layaknya Halaman Nagaimana Rasanya Bercinta Dengan Terkasih dan Berbagai Halaman.
Metode Sama serta dapat Manipulasi
Manusia Teraniaya atau Seorang Ibu terhadap Anaknya. Tersebut dapat Dimanfaatkan, Teradministrasi.
menyepi, merenung.
Layaknya dalam Islam, Zikir Hafi.
Perbuatan apa yang Terbaik ya Rasul ?
Berzikir.
Zikir apa ?
Zikir Hafi.
Zikir Hafi merupakan Merenungkan Kebesara Allah. Daya Cipta.
Islam sebenarnya tidak diterima sebagai Ajaran Kehidupan Agama, sebab mengandung Ghaib. Berpuasa, Israk Mikraj kendaraan Buraq melintasi Lorong waktu bersama Jibril. Kehidupan yang akan datang (tubuh manusia Lebih Kecil, mungkin berkat kecanggihan teknologi, berbagai tanpa otot) bahkan Surga Neraka.
Bentuk
Menurut Rasul. Kehidupan Jin sama dengan Manusia, namun Fisik berbentuk Bulat kayak Gentong, Gemuk, Perut Buncit, dengan Kepala Gundul.
Secara Pribadi belum menjumpai Jin Termaksut. Namun beberapa Berbagai.
-Menyerupai Kuntilanak tapi tidak mengerikan, hanya Gaun Putih, dengan Sekitar Bersinar.
-Tubuh-tubuh kalian, masih hidup atau Almarhum.
-Menjelang Matahari terbenam pulang Kerumah, bersih bersih diri, memainkan seruling dalam hening malam hingga larut malam. Dini hari terbangun, Bersemedi. Rambut Panjang dengan Ikatan keatas Layaknya Petruk wewayangan. (Pembangunan Candi), dsb.
-Hunian berhias Ukiran kayu atau didinding. Dengan Pakaian tertentu, Jubah, Mahkota. Layaknya Hilang Manusia Man Malaysia atau Berbagai.
Entah mendefinisan. Tapi Ifrit meski Jin bentuknya tidak Bulat Gundul.
Rahasia. Hantu bertemu Manusia. Pertama kali melihat.
Hari ke4. Setiap malam tak tenang, ini hari ke4nya. Layaknya biasanya. Entah kebetulan kesemua Penghuni Rumah keluar semua, sepi. Ayah, Ibu, dan ke2 Kakak.
Tv mendadak gangguan. Mengusir senyap Menyalakan Tape Pita (sejenis Radio). Suara berubah aneh, lari Keluar rumah. Ibu nggak pulang-pulang, katanya sebentar, juga ayah dan Kakak.
Duduk diteras, Muncul.
5menit dialamnya sama dengan 2jam dialam nyata.
Atau lebih tepatnya Antara Setengah Tertidur saat-saat memasuki Alamnya.
Tanya saja Pakar. Sekiranya Menyalahkan, berarti bukan Pakar.