-
Poppularity : 0.0003% of 326Pages
Total View : 6Votes 5.00 (1 Participant)
IP Unique : 3
Page Age : 0 DaysQuest-291 Indonesia vote : 5
Sakti tanpa Mantra atau Ajian, Berkuasa tanpa harta.
Di China terdapat bagunan Pagoda, hanya sebutir manusia penghuni, mekannya hanya Buah. Merenung, pertapa.
Dalam muslim lebih canggih pelajaran tersebut. Fikih bukan Lantunan Syair, Pahami secara mendalam. Berpuasa, mengingat Allah sang khaliq harus betul-betul Mendalam, mendapatkan kenikmatan keimanan.
Pahami tersebut yang di Era Kini sukar masih terdapatnya manusia dapat memahami :
Hidup hanya sebatas Numpang Minum.
Hidup sesungguhnya Diharinanti, Dapatkah kalian Memahami ? Bukan Teroris.
Rutinitas berpuasa mendapatkan manusia Pelit, Keji, Mengfatwa Manusia. Sebab, Setan Pengganggunya Lebih Besar. Allahu akbar! siapa kalian benci ? bukan Manusia, kasihan dengan Manusia Tersebut tanpa Keimanan, bahkan Atheis.
Saya beli duku sekilo busuk! setan Penjualnya Menipu!
Dapatkah mampu berfikir, Sipenjual lebih Pusing, beli Sekarung Busuk semua.
Iqro, bukan Alquran, Hafi. Pelajari semua disekitar. Masuk desa 1, kasuk desa 2. Perbaiki, memberikan bantuan, Benar-benar Tanpa Pamrih, Penjernihan Manusia.
Semua Khalifah Rasul Kaya, namun Semua Harta kekayaan diperjuangkan Perjuangan Islam, memberi yang lemah, memberi yang bodoh (dipintarkan).
Hadiah, Wajib menerima, anggap sebagai Aliansi Perpolitikan, Namun benar-benar Beban Menerima Tanggung Jawab Hadiah tersebut.