-
Poppularity : 0.0871% of 332Pages
Total View : 1066Votes 0.00 (0 Participant)
IP Unique : 491
Page Age : 373 Days
Sejarah Superman beserta Para Superhero Bermula Boneka Ilalang, Bayangan Dinding, dalam Mendidik Anak. Hingga tercipta Kartun, Popeye, Donald Duck Populer.
Popeye. Agar anak Gemar Makan, Bayam terutama.
Donald Duck. Anak menyukai Itik, terbentuklah Cerita, hingga dibuat Kartun.
Imajinasi Meningkat, Superman. Dapat Terbang, Kebal Senapan. Hingga Produksi banyak cerita.
Batman. Kecanggihan Peoperti, Kendaraan, senapan.
Robocop (Kepolisian). Berkat kecanggihan Teknologi serta Kebrutalan Kriminalitas.
Para Nabi Dibekali berbagai, sebagai guna Pemimpin dan Penyebaran Spiritualismenya.
Semakin kebelakang, semakin Sakti Para Nabi. Namun berdasar Eranya saja. Bahkan Yusuf hanya Ketampanan. Seorang Budak dikucilkan Hidupnya Tersia-sia Tersakiti terutama Perlakuan Kakak-kakaknya (kayak Harry Poter). Hingga Dijual Budak, Bekerja Pemerintahan. Berbagai Fitnah, Hasut, Membuatnya semakin Naik Kekuasaan.
Nabi Isa (Yesus dalam Kristen). Mampu Menghidupkan Orang Mati, Menyembuhkan berbagai Penyakit.
Sulaiman. Firaun (makam baru dibuka 2020 lalu, dalam ribuan tahun) Memanggil, sebab menyebarkan Yang Patut Disembah, Bukan Firaun Raja, Mengekangnya.
Dukun Firaun termat banyak, hingga Sulaiman dipenjara, namun dapat melarikan diri.
Muhamad disebutnya Nabi Akhir Zaman. Tanpa memiliki Kesaktian Secara Fisik. Dieranya Masehi telah Menyintkirkan berbagai Animisme Dinamisme sebagai Pedoman Kehidupan Masyarakat berfikir Logika, Atheis.
Tapi benarkah Nabi Muhamad tanpa memiliki kesaktian. Ya hanya Pasrah, hanya Mendoakan. Bahkan Sahabatnya Teratas (Abu Bakar) saat ditanya, Kenapa Tidak Membinasakan Negri Y, harus berperang atau Membiarkan. Sekiranya tidak bisa, Rasul.
Menjawabnya. Sekali-kali Tidak. Mungkin anaknya, saudaranya, keturunannya, dapat Dibenarkan. Semua yang Menyerang Rasul dan Abu (setan dan berbagai secara Fisik), berubah malah Kebalikannya Meningkat Keimanan, layaknya Umar.
Jelasnya, Nabi Memiliki Kecerdasan dalam mengemban Tugas atau Misi.
Pesan para Teroris. Ngebom/ Teror adanya 1990an, kini Tak mempan berbagai teror, terlebih Penguasa.
